LM Peduli Rumah Autis YCKK (Ultah kedua LM)

Seperti yang dijadwalkan, rombongan LM (G, Fetty, Dera, Ellis, Nia, Farah, Yuno, Tania, Arie, Dewi) tiba di rumah Autis YCKK pukul 13.30. Telah menunggu dengan penuh harap, anak2 autis dan orangtuanya sekitar 50 orang yang baru saja mengikuti pesantren kilat. Pak Deka dkk sudah menyiapkan sound system untuk acara baksos LM (13.30) dan umum (16.00).

Dengan penuh semangat LMers n Kids ikut membantu proses un-loading barang2 sumbangan yang gak habis2 dari mobil Dera, Ellis, dll. Setelah semuanya sudah diturunkan dan banner LM sudah terpasang dengan manis, acara pun dimulai. Meskipun listrik tiba2 mati.., acara tetap berjalan dengan lancar tanpa microphone. Hanya saja kita tidak jadi menonton film yang bercerita tentang perjalanan rumah autis.

Diawali dengan sambutan selamat datang dari Ustad Deka yang ternyata masih muda (mid 30). Beliau berkali2 mengatakan kita (LovingMoms) bagaikan malaikat yang tak terduga datang dari langit untuk membantu n memberi perhatian bagi mereka.., anak2 autis yang sering dikucilkan itu. Berkali2 Pak Deka menahan haru.., menyatakan baru ini pertama kali bagi mereka menerima sumbangan begitu banyaknya.., tak terduga.. tak terbayangkan. Sampe Pak Deka bilang: Siapakah kami ini (YCKK), sehingga terpilih n pantas menerima perhatian dan sumbangan yang begitu besar dari LovingMoms.

Kemudian gw memperkenalkan siapa LovingMoms yang diwakili oleh 10 Moms yang hadir disana. Kalo kita adalah kumpulan ibu2 yang bersahabat lewat milis.  Dan kita mengadakan acara sosial seperti itu sebagai bagian dari komitmen kita membagi cinta lewat milis. Ini merupakan ultah kedua.., namun merupakan acara kesekian kalinya bagi LM Peduli. Gw memperkenalkan satu demi satu Moms n Kids yang hadir disana. Disambung oleh Dewi mom Icha yang menjelaskan detail sumbangan yang berhasil dikumpulkan dari LM. Setiap kali Dewi membacakan barang apa saja yang kita sumbang, Pak Deka, Mbak Sari dan terapis2 lainnya mengucapkan syukur alhamdulillah sambil menahan haru.

Kemudian seorang anak laki-laki berusia 11 tahun
mempersembahkan sebuah puisi bagi Loving Moms. Dengan susah payah dia mencoba konsentrasi membaca n menyelesaikan puisi itu. Sekali2 dibantu oleh terapisnya.

Setelah itu, Sarah 11 tahun anak tunggal dari Mbak Sari yang jadi PIC bagi kita berdiri untuk mengucapkan selamat ulang tahun bagi LovingMoms. Dengan muka riang dan innocent : Sarah berkata : Hepi Betdei LovingNul !! Berkali2 dia mencoba melafalkan LovingMoms.., tetap saja keluarnya begitu. Satu persatu LMers mulai menahan airmata haru melihat Sarah.

Pak Deka menjelaskan kalo Sarah menjadi anak tunggal dari single Parent.., dimana Mbak Sari dan almarhum ayah Sarah telah melakukan perjuangan panjang dalam memberikan kesembuhan bagi Sarah hingga akhirnya harta pun ikut dikorbankan hingga almarhum dipanggil menghadap yang maha kuasa. Pak Deka menjelaskan dengan haru: mungkin hal seperti itu sangat biasa bagi kita orang normal. Tapi bagi Ibunda Sarah: Mbak Sari itu hal yang luar biasa..,
bahwa Sarah berani bicara di depan umum.., dan sanggup mengucapkan kata2 sulit seperti itu. Saat itu.., air mata haru tak tertahan membanjiri wajah2 moms dari LM dan para orangtua anak2 autis disana.

Sedianya Hamzah, 8 tahun akan mendampingi ibunya untuk membacakan puisi tentang perjuangan seorang ibu. Namun tiba2 Hamzah yang hanya memiliki penglihatan 30 % mengamuk. Dia mulai tantrum.., berloncat2 n mengeluarkan suara2 aneh. Dia meloncat2 bak kodok kesana kemari. Sempat dia ngamuk minta dibukain gudibeg yang kita bawakan. Akhirnya dia ditenangkan oleh terapisnya. Ibu Hamzah membacakan puisi dengan tenang.., dia sangat tegar dan cukup percaya diri.

Selain Hamzah, ada beberapa anak autis lainnya mulai tidak nyaman..,mungkin karena panas dan mulai bosan. Beberapa anak mulai tidak tenang..,tapi berkat bantuan orangtua masing2.., mereka bisa bertahan hingga akhir acara (kita mendapat waktu 1 jam).

Ustad Deka mempersembahkan pembacaan monolog singkat: jeritan hati seorang ibu.., seorang working moms yang sangat sukses. Judulnya: MANDIKAN AKU IBU. Singkat kata…, ibunda Alif adalah working mom yang sangat sukses.., demikian juga suaminya. Mereka sibuk dengan kerjaan, urusan Alif yang pintar n manis hanya dipercayakan lewat telpon ke nanny n pembantunya. Suatu hari Alif meminta dengan sangat dimandikan oleh ibunya. Si ibu marah dan menolak karena banyak janji. Penyesalan selalu datang terlambat.., sore harinya si ibu harus menerima kenyataan kalo Alif sudah meninggal karena
demam tinggi. Kesadaran datang pada saat dengan lirih dia menangis terisak2 memandikan jenazah Alif. Dan ketegaran itu ambruk ketika ibunda Alif menubruk pusara Alif yang telah terbaring diam dan tidak pernah meminta dimandikan lagi.

Terimakasih untuk renungan yang disampaikan Pak Deka.., semoga bermanfaat bagi LovingMoms. Buatku secara pribadi.., itu suara Tuhan yang mengingatkan supaya aku selalu memberikan waktu, perhatian, cinta dan semua yang terbaik selama masih bisa kepada Bella, Papi Belle.., keluarga dan teman2ku. Amin.

Setelah itu masuk ke acara penyerahan sumbangan. Nia memandu acara ini. Keishia, Fara, Belle, Rui anak2 LM memberikan gudibeg kepada Sarah dan satu anak laki2 mewakili anak2 autis. Sarah sangat senang mendapat tas dan bingkisan.., dia mencium Belle dengan gemasnya🙂

Fetty secara simbolis menyerahkan bingkisan bagi para terapis. Thanks to Dewi yang menyiapkan paket tsb. Para terapis itu merupakan pejuang2 kemanusiaan yang hampir tidak pernah diberikan penghargaan.

Tania secara simbolis menyerahkan gitar dan alat2 musik untuk dipergunakan sebagai alat terapi bagi anak2 autis.  Pak Deka menerimanya dengan senang hati n muka berseri2.

Dewi secara simbolis menyerahkan amplop kepada Mbak Sari sebagai bantuan dana alakadarnya untuk operasional Rumah Autis.

Arie menyerahkan secara simbolis amplop ‘tambahan THR’ bagi para terapis yang berjumlah 12 orang.

Acara ditutup dengan ‘tour’ di dalam rumah autis dan ditutup dengan foto bersama LovingMoms dengan anak2 autis dan pengurus rumah Autis.

Posted by Gerda mom Belle

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s